SMK KATOLIK MUKTYACA ENDE KBM TATAP MUKA PASCA GEMPA
Pasca Gempa Flores Sabtu Pagi Tanggal 15 Agustus 2026, Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT kembali mengeluakan surat edaran kepada sekolah-sekolah di bawah naungan KEMENDIKBUDRISTEK untuk kembali melakukan KBM.
Sekolah-sekolah diberi pilihan untuk menggunakan metode sesuai dengan kondisi bangunan masing-masing pasca terjadi gempa bumi. Jika memungkinkan, KBM dapat berlangsung di dalam Ruang Kelas. Namun Jika tidak, kegiatan belajar mengajar dapat dilangsungkan di luar ruangan. Sekolah dihimbau menyiapkan tenda atau tempat yang setidaknya layak untuk satu rombel siswa berkumpul.
Khusus untuk sekolah-sekolah yang bangunannya terdampak parah, pemerintah menghimbau untuk melakukanKBM secara daring atau PJJ ( Pembelajaran Jarak Jauh ).
SMK Katolik Muktyaca sendiri menjadi salah satu sekolah yang bangunannya terdampak kerusakan Ringan. Sebagian besar Ruang Belajar mengalami keretakan pada dinding ruangan. Karena itu SMK Katolik Muktyaca Ende menerapkan KBM Tatap muka plus Pembelajaran Jarak Jauh dengan sistem sift dengan Jadwal bergantian di setiap harinya.
Siswa-siswi dan guru tetap antusias menjalankan KBM.